Kamis Safar 7 1440 | Kamis 18 Oktober 2018

ARTIKEL MUI

`Idul Fitri Merupakan Ajang Sillaturrahmi dan Evaluasi Diri Untuk Menggapai Rida Ilahi - Halaman 3

 

            Oleh sebab itu, kondisi semua ini akan memacu seseorang untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah pada Pasca Ramadlan ini, baik sholat, zakat, puasa, maupun jika telah mampu menunaikan ibadah haji, serta profesi yang sedang kita tekuni, dan berbagai aktifitas kegiatan shaleh lainnya. Inilah pula, yang menjadikan seorang hamba Allah tampil membawa predikat “al-`Aidin” yang kembali kepada fitrahnya yang bersih, terbebaskan dari berbagai noda dosa dan kesalahan serta kealpaan.

 

Hadirin-hadirat yang Insya Allah dimuliakan Allah SWT.

 

Momentum `Idul Fitri merupakan suatu ajang silaturrahmi. Ternyata dosa dan kesalahan bukan hanya dilakukan oleh setiap hamba-Nya kepada Allah  saemata. Akan tetapi, dosa itu bersumber dari akibat hubungan sosial antara sesama, hal itu dapat melahirkan dosa, kesalahan, dan kealpaan. Allah SWT baru mengampuni dosa dan kesalahan yang telah dilakukan para hamba-Nya, setelah masing-masing pihak dapat saling memaafkan dan saling mengikhlaskan. Pengertian halal bilhalal yang biasa dilakukan di bulan Syawwal, tak hanya sebatas simbol bermusafahah (bersalam-salaman) saja, tetapi halal bihalal dilakukan dengan saling bermaafan atas perbedaan pendapat, saling pengertian (miss understanding/miss communication) atas perilaku yang telah dilakukan.

 

Dengan demikian diharapkan, setelah berhalal bi halal, masing-masing pihak bersih dari rasa dendam, rasa jengkel dan  rasa marah dan sejenisnya. Untuk menuju kuatnya silaturrahmi, dan kokohnya ukhuwah Islamiyah. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yang artinya: Ada tiga macam yang termasuk akhlak yang sangat terpuji, yaitu: Pertama: Engkau dapat memaafkan terhadap orang yang telah menyakiti hatimu. Kedua: Engkau tetap memberikan pemberian terhadap orang yang telah memutuskan memberikan pemberiannya. Ketiga: Engkau tetap menyambung sillaturrahmi kepada orang yang telah memutuskan tali sillarurahmi.

 

Allahu Akbar 3x Lailaha illallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd.

 

            Inilah hakikat dan prinsip dari Idul Fitri. Bukan sebagai ajang pesta pora dengan makanan yang enak-enak dan bermacam-macam hiburan serta beraneka pakaian yang bagus dan baru, tetapi menjadikan kita selalu menjaga diri dari hal-hal yang telah dibersihkan melalui ibadah puasa, dan selalu memupuknya dengan hati yang lapang (ikhlas) dengan berbagai aktifitas amal shaleh. Dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan Syawwal dan seterusnya.

 

            Tepat kiranya, ungkapan seorang ahli bijak, yang dengan penuh arif mengatakan dalam syair indahnya:

 

ليس العيد لمن لبس الجديد ولكن العيد لمن كان إيمانه يزيد

 

Artinya: “Bukanlah i`ed serba memakai pakaian yang baru akan tetapi ied ialah bagi siapa yang imannya bertambah”.

 

            Mudah-mudahan ibadah puasa yang kita lakukan selama sebulan penuh di bulan suci Ramadhan ini, memberikan buah nyata pada sebelas bulan berikutnya, berupa gemar membaca al-Qur`an,melaksanakan shalat baik yang wajib maupun yang disunatkan, melaksanakan puasa sunnah,  gemar bangun malam untuk melakukan shalat-shalat sunnah, serta berinfaq, shadaqah, dan bersilaturrahmi.

 

Sebagai penutup dari khutbah ini, marilah kita berdoa kepada Allah SWT dengan hati yang tulus dan ikhlas, mudah-mudahan Allah akan selalu membimbing kita ke jalan-Nya yang lurus dengan taufik dan hidayah-Nya. Mudah-mudahan Allah SWT akan selalu memberikan kekuatan baik fisik maupun mental kepada kita untuk dapat melaksanakan berbagai amanah-Nya, khususnya kepada para pemimpin kita untuk selalu mendapat bimbingan taufk hidayah  di bawah Ridla Allah SWT dan perlindungan-Nya. Kitapun bermohon kepada Allah SWT, mudah-mudahan bangsa dan Negara kita Republik Indonesia tercinta ini akan dijauhkan dari berbagai musibah, ujian dan cobaan yang kita tidak mampu menghadapinya, dan ditumbuhkan rasa persaudaraan, kesatuan dan  persatuan untuk menuju Indonesia yang maju, sejahtera, adil dan makmur, di bawah Ridla Allah SWT dan ampunan-Nya. Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur 

 

مـن العآئـدين الفآئزين كلّ عـام  و أنتم بخـير

 

Mohon maaf lahir bathin selamat hari raya Idul Fitri 1426 H.

 

 Allahu Akbar 3x Walillahil Hamd.

 

 

 

 

   

 

Kontak Kami

Jln. Bersih No. 01 Cibinong-Bogor Cibinong
Jawa Barat 16330
Indonesia

email info@mui-bogor.org
telepon 021-879139001
fax 021-879139001
  http://www.mui-bogor.org

 

Langganan Berita

Langganan berita kami sekarang!