Resmi Dikukuhkan, MUI Cibungbulang Mantapkan Peran Khodimul Ummah dan Shodiqul Hukumah

Resmi Dikukuhkan, MUI Cibungbulang Mantapkan Peran Khodimul Ummah dan Shodiqul Hukumah Pengukuhan dan Musyawarah Kerja (Musker) MUI Kecamatan dan Desa se-Cibungbulang. (Foto: Istimewa)

MUI-BOGOR.ORG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan dan Desa se-Cibungbulang resmi memulai babak baru kepengurusan pasca pengukuhan yang dihelat pada Senin, 16 Februari 2026 di Pondok Pesantren Miftahul Huda 4, Desa Ciaruten Ilir.

Bendahara Umum MUI Kabupaten Bogor, KH. Tohirudin, M.Pd., yang mewakili Ketua Umum Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji secara resmi mengukuhkan pengurus MUI Kecamatan Cibungbulang masa khidmah 2025-2030.

Dalam sambutannya, KH. Tohirudin mengingatkan dua peran sentral MUI, yaitu Khodimul Ummah (pelayan umat) dalam berbagai aspek kehidupan, dan Shadiqul Hukumah (mitra strategis pemerintah) dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat.

Sambutan KH. Tohirudin, M.Pd. (Foto: Istimewa)

Pasca pengukuhan, para pengurus MUI Cibungbulang melanjutkan Musyawarah Kerja (Musker) untuk merumuskan langkah strategis lima tahun ke depan.

Terdapat lima komisi yang menjadi fokus pembahasan, yaitu: 1) Komisi Organisasi dan Kaderisasi; 2) Komisi Pengkajian; 3) Komisi Dakwah dan Ukhuwah; 4) Komisi Pendidikan; dan 5) Komisi Pemberdayaan Perempuan.

Kepada mui-bogor.org, Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang, Kiai Abdul Latif, S.Pd.I., mengungkapkan optimismenya pada periode kedua kepemimpinannya ini.

Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang, Kiai Abdul Latif, S.Pd.I. (Foto: Istimewa)

Ia menyebutkan bahwa komposisi pengurus kali ini sangat variatif, mulai dari pimpinan pondok pesantren, guru, penceramah, penyuluh KUA, hingga politisi.

“Keberagaman profesi dan pengalaman ini bukan penghalang, melainkan modal besar untuk kemajuan MUI Cibungbulang. Harapan kami di periode kedua ini adalah melanjutkan program yang sudah baik agar menjadi jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Kiai Abdul Latif juga menjabarkan sejumlah agenda prioritas. Kegiatan rutin meliputi pengajian bulanan (syahriahan), ziarah, dan kajian tematik.

Penyerahan SK MUI Kecamatan dan Desa. (Foto: Istimewa)

Kemudian Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) serta penguatan silaturahmi antarlembaga.

“Agenda terdekat yang akan kami lakukan dalam mengisi bulan suci Ramadhan, yakni program Tarawih Keliling (Tarling) ke berbagai desa,” pungkasnya.

Editor: Faisal Wibowo 
Kontributor: Wawan Setiawan