MUI-BOGOR.ORG – Musyawarah Kecamatan (MUSCAM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cariu resmi menetapkan Ust. Ahmad Syamsudin, S.Ag., sebagai Ketua baru untuk masa khidmat 2025–2030, menggantikan KH. Kamiludin, S.Pd.I, melalui rapat musyawarah tim formatur yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cariu, Kamis (30/10/2025).
“Ini adalah amanah besar yang tidak mudah dijalankan. Apabila tidak ditunaikan dengan baik, hal itu menjadi ujian bagi kita semua. Karena itu, diperlukan sinergitas yang kuat antara ulama dan umara. Dengan niat yang tulus dan semangat ibadah, semoga musyawarah ini menghasilkan keputusan yang penuh berkah dan maslahat bagi umat,” ujar Ustadz Ahmad Syamsudin, S.Ag., dalam sambutan perdananya.

Ia menambahkan, bahwa MUI memiliki peran strategis sebagai Khadimul Ummah pelayan umat yang harus peka terhadap perkembangan zaman.
“Kecamatan Cariu merupakan wilayah persimpangan yang sangat strategis. Jika peran MUI tidak diperkuat, maka umat bisa terpengaruh oleh berbagai paham dan aliran-aliran yang menyimpang,” tegas Alumni PKU angkatan pertama tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas kalangan agar MUI mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dan menciptakan kebersamaan.

Kepada mui-bogor.org, Ust. Ahmad Syamsudin mengatakan, bahwa program kerja yang akan dijalankan pada masa khidmat 2025–2030 mencerminkan semangat pembaruan dan kolaborasi.
Pertama, memperkuat sinergitas antar pengurus MUI tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini menjadi pondasi penting agar arah gerak organisasi berjalan selaras dan terkoordinasi dengan baik.
Kedua, mewujudkan generasi masyarakat yang cinta Al-Qur’an. Program ini berorientasi pada pembinaan spiritual masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar nilai-nilai Al-Qur’an tertanam kuat dalam kehidupan mereka.

Ketiga, memperluas ruang dakwah, khususnya bagi para alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU), agar semakin aktif dalam membina dan mendampingi generasi muda.
“Terima kasih juga disampaikan kepada unsur Muspika, yakni Camat, Danramil, dan Kapolsek Cariu atas dukungan dan kebersamaan dalam perjalanan dakwah MUI Cariu selama ini,” kata Ust. Ahmad Syamsudin.

Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan MUSCAM, Ketua MUI Kecamatan Cariu masa bhakti 2020–2025, KH. Kamiludin, S.Pd.I., menyampaikan refleksi atas pengabdiannya selama tiga periode.
“Dengan berakhirnya kepengurusan ini, kami berharap program-program yang belum maksimal dapat diteruskan oleh pengurus berikutnya. Tiga periode menjabat bukan hal yang ringan. Setelah 30 tahun berkiprah, kini saatnya memberi kesempatan kepada generasi muda untuk melanjutkan perjuangan. Saya tidak akan mencalonkan kembali,” ujarnya.
Di saat yang sama, Wakil Ketua MUI Kabupaten Bogor sekaligus Tim Supervisi Muscam, Dr. KH. Aim Zaimuddin, MA, memberikan apresiasi atas dedikasi para pengurus MUI Cariu selama ini.

“Terima kasih atas amal jariyah yang telah diukir sepanjang sejarah. Semoga jejak dan kebijakan positif dapat diteruskan. Para pemimpin harus peka terhadap problematika umat, dan semoga kepengurusan yang baru dapat lebih bersinergi dengan Muspika serta memiliki sekretariat MUI Kecamatan,” pesannya.
Sementara itu, Plt. Camat Cariu, H. Agus Sopyan Budi Asmara, SKM, S.IP, M.A.P. Ia berharap kepemimpinan baru MUI Cariu semakin dekat dengan masyarakat dan aparat pemerintahan, serta mampu menghidupkan kembali kegiatan syahriyahan atau pengajian bulanan di tingkat desa.
Sidang pleno pembentukan tim formatur dipimpin oleh Dr. Subur Wijaya, M.Pd., selaku Tim Supervisi dari MUI Kabupaten Bogor. Dalam forum tersebut, ditetapkan sembilan anggota tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru MUI Kecamatan Cariu masa khidmat 2025–2030, yaitu:
- KH. Kartono – Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Cariu demisioner
- KH. Kamiludin, S.Pd.I – Ketua MUI Kecamatan Cariu demisioner
- Ust. Asep Jandan, S.S. – Sekretaris MUI Kecamatan Cariu demisioner
- Ust. Ibrohim, S.HI – Bendahara MUI Kecamatan Cariu demisioner
- KH. Kholil Ma’mun, S.Pd. – Pimpinan Pondok Pesantren
- Ust. Ahmad Rifa’i – Tokoh Agama (Ketua Pokja Pontren)
- KH. Hendar Bustomi – Ketua MUI Desa
- Ust. Ahmad Syamsudin, S.Ag. – Ketua PUI Kecamatan Cariu
- KH. Bahrun Hayyat, S.Ag. – Ketua MUI Desa
Melalui rapat tim formatur tersebut, akhirnya Ustadz Ahmad Syamsudin, S.Ag. ditetapkan secara mufakat sebagai Ketua MUI Kecamatan Cariu masa khidmat 2025–2030.
Kontributor: Gina Nurul Sobarina Editor: Faisal






