Tuesday, 21 July 2026

Gebyar 10 Muharram: MUI Cigombong dan Forkopimcam Santuni 354 Anak Yatim, Teguhkan Semangat Kepedulian Sosial

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:59 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Cigombong, MUI Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cigombong bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriyah dengan rangkaian kegiatan penuh makna.

Acara yang berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Cigombong tersebut diisi dengan santunan kepada 354 anak yatim, pawai, pentas seni Islami, hingga tabligh akbar.

Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Muhtadin, S.Ag., dalam tausiyahnya mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Muhtadin, S.Ag., saat menyampaikan tausiyah. (Foto: Istimewa)

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan secara pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, memperbanyak amal saleh, mempererat ukhuwah, serta memuliakan anak-anak yatim.

Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Muhtadin, S.Ag (bersorban putih) bersama Forkopimcam. (Foto: Istimewa)

“Anak yatim adalah amanah Allah SWT. Membahagiakan mereka bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga jalan untuk meraih keberkahan hidup. Jangan pernah biarkan mereka merasa sendiri, karena kasih sayang kepada anak yatim akan mendekatkan kita kepada rahmat Allah SWT,” ujar dai kondang yang populer dengan sebutan Ki Torolong tersebut.

Sementara itu, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan 10 Muharram merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Muhtadin, S.Ag (bersorban putih) bersama Forkopimcam saat menyantuni anak yatim. (Foto: Istimewa)

“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat berbagi, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri menuju masyarakat yang lebih peduli dan bertakwa,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

BKMT Kecamatan Cigombong turut meramaikan Gebyar 10 Muharram tingkat Kecamatan Cigombong. (Foto: Istimewa)

“Atas nama pimpinan Forkopimcam Cigombong, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Cigombong, organisasi keagamaan, para donatur, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Gebyar 10 Muharram ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh amal kebaikan yang diberikan menjadi ladang pahala dan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai momentum memuliakan anak yatim tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, ulama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan para donatur dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Editor: fw