Jelang Musda, 18 Angkatan Kader PKU Dukung 5 Kriteria Pemimpin Ulama

Jelang Musda, 18 Angkatan Kader PKU Dukung 5 Kriteria Pemimpin Ulama Kader PKU angkatan I - XVIII. Foto: Tim Digital MUI Kab. Bogor

MUI-BOGOR.ORG – Kader PKU angkatan ke-1 hingga ke-18 menyampaikan dukungan terhadap calon penerus MUI Kabupaten Bogor jelang Musyawarah Daerah (Musda) pekan depan.

Para kader PKU berkumpul pada kegiatan diskusi panel tentang Kepemimpinan Umat Islam di Kabupaten Bogor yang digelar di Aula Balai Diklat Dharmais, Kecamatan Sukaraja, Sabtu (30/8/2025).

Ketua LPKPU MUI Kabupaten Bogor, Ahmad Zulfiqor menjelaskan, kepemimpinan umat Islam di Kabupaten Bogor saat ini sudah memasuki masa krusial.

Diskusi Panel Kepemimpinan Umat Kabupaten Bogor. Foto: Tim Digital MUI Kab. Bogor

“Tantangan globalisasi, digitalisasi, perubahan sosial, dan kompleksitas kehidupan umat, menuntut hadirnya pemimpin yang bukan hanya simbol, tapi penggerak peradaban,” kata dia.

Menurutnya, Musda MUI Kabupaten Bogor ini merupakan momentum penting dalam memilah dan memilih pemimpin agama yang benar-benar diharapkan untuk kemajuan keagamaan di Kabupaten Bogor.

Oleh karenanya, 18 angkatan kader PKU menyatakan beberapa poin penting untuk memilih dan mendukung calon pemimpin MUI Kabupaten Bogor.

Diskusi Panel Kepemimpinan Umat Kabupaten Bogor. Foto: Tim Digital MUI Kab. Bogor

“Pertama, meminta pemimpin Umat harus memiliki kesadaran. Artinya, pemimpin Umat harus memiliki kesadaran ruhani, visioner dan keteguhan sikap. Pemimpin yang dibutuhkan harus melampaui kebutuhan zaman, perubahan sosial, agar tidak menjadi simbolis saja tapi benar-benar pemimpin Umat yang diharapkan oleh masyarakat,” kata dia.

Kedua, kader PKU MUI Kabupaten Bogor mendorong pemimpin yang memiliki independensi dan integritas. Menolak pemimpin yang terjebak dalam kepentingan politik praktis dan transaksional.

Ketiga, pemimpin Umat harus responsif terhadap zaman. Mengetahui permasalahan dan bisa menyelesaikan, seperti degradasi moral, kemiskinan, intoleransi, radikalisme hingga permasalahan krisis teknologi,” jelas dia.

Keempat, kader PKU MUI Kabupaten Bogor mendorong pemimpin Umat yang peduli terhadap pelestarian pesantren sebagai lembaga pewaris ulama.

Diskusi Panel Kepemimpinan Umat di Kabupaten Bogor. Foto: Tim Digital MUI Kab. Bogor
Diskusi Panel Kepemimpinan Umat di Kabupaten Bogor. Foto: Tim Digital MUI Kab. Bogor

“Pemimpin Umat harus memperjuangkan pesantren sebagai benteng terakhir yang mengintegrasikan spiritualitas, ilmu pengetahuan, dan amal dalam menghadapi tantangan zaman yang tidak menentu,” jelas dia.

Terakhir, kader PKU mendorong kegiatan PKU merupakan jantung regenerasi kepemimpinan. Sebab, menurutnya, PKU merupakan modal sosial dan spiritual yang mesti diberdayakan dalam tubuh kepemimpinan MUI. Sehingga, PKU diminta menjadi arus utama kederisasi kepemimpinan ulama dan umat agar setiap kebijakan MUI ditopang oleh orang-orang berintegritas, berilmu dan visioner.

Sehingga kami mendorong agar kader terbaik PKU untuk menjadi poros utama kepemimpinan baik pada posisi Sekertaris Umum maupun Ketua. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan pengkaderan yang sudah dilakukan belasan tahun,” tutup dia.