Tanjungsari, MUI-Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tanjungsari melaksanakan pengajian Syahriyahan perdana di Desa Cibadak, Kamis (24/9/2026). Syahriyahan perdana ini turut melibatkan MUSPIKA Tanjungsari yaitu Camat Tanjung Sari, Kapolsek, Danramil dan Kepala Desa Cibadak.
Ketua MUI Kecamatan Tanjungsari Drs. Didin Haribudin AR dalam sambutannya menjelaskan, Syahriyahan akan digelar dalam sepuluh putaran, mencakup seluruh desa di wilayah Tanjungsari.
Ia menyebut dua tujuan utama program ini. Pertama, mempererat silaturahmi antara MUI Kecamatan, MUSPIKA, Kiai, tokoh agama, dan kepala desa. Kedua, menyerap sekaligus berbagi informasi seputar persoalan keagamaan yang berkembang di tingkat desa.
“Tujuan dari Syahriyahan ini tentu yang pertama yaitu sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pihak MUI Kecamatan juga Muspika dengan para Kyai, Tokoh Agama dan Kepala desa yang ada di desa. Kedua, untuk menyerap informasi yang berkaitan dengan masalah keagamaan yang berkembang di tingkat Desa juga sebagai sarana sharing Informasi”, ujarnya.
Lanjut, Ustadz Agus Abdul Aziz mengisi kajian inti dalam Syahriyahan ini. Ia membedah Kitab Kifayatul Akhyar, kitab klasik yang membahas fiqih ibadah.
Dalam pembahasan Ustadz Agus, mengutip dari kitab karangan Imam Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad al-Husaini Al-Hishni ad-Dimasyqi. Ilmju fiqih merupakan sebagian dari cabang ilmu-ilmu syariat. Maka dengan mempelajari ilmu ini dapat mencegah bisikan setan dan menjadi sahnya berbagai mu’amalah dan ibadah-ibadah yang diridhoi.
وَمِنْ جُمْلَتِهَا مَعْرِفَةُ الْفُرُوْعِ الْفِقْهِيَّةِ. لِأَنَّ بِهَا تَنْدَفِعُ الْوَسَاوِسُ الشَّيْطَانِيَّةُ، وَتَصِحُّ الْمُعَامَلَاتُ وَالْعِبَادَاتُ الْمَرْضِيَّةُ
Di waktu yang bersamaan, dalam wawancara Sekretaris Kecamatan Tanjungsari H. Enday Hidayat, S.Ag., MA., bersama MUI-Online. Sekcam mengapresiasi MUI Kecamatan dan MUI Desa yang konsisten menggelar Syahriyahan sebagai wujud sinergi ulama dan umara.

Ia menilai kegiatan ini penting bagi pembangunan masyarakat Tanjungsari, khususnya di bidang syiar dan sosial keagamaan. Ia menegaskan, pemerintah kecamatan “akan selalu mendukung upaya penguatan keagamaan” lewat program semacam ini.
“Pemerintah kecamatan Tanjungsari akan selalu mendukung upaya penguatan keagamaan melalui pengajian Syahriyahan yang digagas oleh MUI ini” tegas Sekcam.
Senada, Kepala Desa Cibadak, Bapak Jajang Rustala,S.Pd, M.M turut menyampaikan apresiasinya atas program pengajian bulanan (Syahriyah). Ia berkomitmen mendukung Syahriyahan, baik di tingkat kecamatan maupun tingkat Desa Cibadak.
Ia menambahkan, Desa Cibadak sendiri rutin menggelar Syahriyahan setiap satu bulan sekali. Kehadiran program serupa di tingkat kecamatan, menurutnya, akan semakin memperkuat syiar Islam di wilayahnya.
“Kami akan selalu mendukung program ini, karena dapat memperkuat syiar islam”, pungkasnya.
Kontributor : Denissa, Firmansyah








