Thursday, 20 August 2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar Pastikan Rekomendasi KUII VIII Masuk Agenda Kerja Kemenag

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:00 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Jakarta, MUI Online – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. KH. Nasaruddin Umar, menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII. Seluruh hasil pembahasan dan rekomendasi kongres tersebut akan menjadi bagian dari program kerja Kementerian Agama.

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat memberikan sambutan pada peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dirangkaikan dengan penutupan KUII VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Ahad (26/7/2026).

Menurut Menag, rekomendasi yang dirumuskan selama tiga hari pelaksanaan kongres merupakan masukan strategis yang dapat memperkuat kebijakan pemerintah, khususnya dalam pembinaan kehidupan keagamaan.

“Mohon seluruh hasil-hasil kongres yang dipaparkan selama tiga hari itu disampaikan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama,” kata Nasaruddin.

Ia memastikan setiap rekomendasi yang lahir dari forum tersebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. “Insya Allah itu semuanya kami akan jadikan program kerja,” ujarnya.

Menag menilai berbagai gagasan yang dirumuskan oleh para ulama, cendekiawan, dan tokoh umat memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kami yakin di antaranya banyak yang sangat bagus. Inilah kontribusi yang kita perlukan selaku pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara pemerintah dan MUI melalui semangat kolaborasi. Menurutnya, kedua institusi memiliki peran yang saling melengkapi dalam membina umat sekaligus menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Majelis Ulama akan meringankan beban pemerintah,” ujarnya.

Sebagai bentuk timbal balik, pemerintah juga berkomitmen memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi MUI.

“Pemerintah juga akan meringankan beban dan tugas Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

Menag juga menyatakan sependapat dengan pandangan Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar yang sebelumnya menegaskan pentingnya semangat saling meringankan beban sebagai fondasi persatuan bangsa.

“Kalau saling meringankan beban satu sama lain, maka itulah inti yang disampaikan tadi oleh Ketua MUI kita, bahwa persatuan dan kesatuan itu satu keniscayaan bagi bangsa yang plural ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin turut mengapresiasi penyelenggaraan KUII VIII yang selama tiga hari menjadi ruang musyawarah bagi para ulama dan tokoh umat Islam untuk merumuskan berbagai rekomendasi strategis bagi kepentingan bangsa.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, atas kontribusi dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan pemerintah dalam membina kehidupan keagamaan.

“Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Majelis Ulama Indonesia dari tingkat pusat sampai daerah,” ujarnya.

Menurut Menag, sinergi antara pemerintah dan MUI harus terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.

“Sinergi seperti ini sangat diperlukan dalam era seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Editor: fw