Jonggol, MUI Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jonggol kembali menggelar kegiatan Subuh Keliling (SULING) putaran ke-9 di Masjid Jami Al Huda Puri Harmoni Jonggol, Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Ahad, 16 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi ulama-umaro sekaligus sosialisasi berbagai program MUI Kecamatan Jonggol. Dalam keterangannya kepada MUI Online, Ketua MUI Kecamatan Jonggol KH. Asep Rosadi, MA, menyampaikan sejumlah program keumatan yang tengah dan akan dilaksanakan.
“Insya Allah pada 22–23 Agustus 2026 akan dilaksanakan Ziarah Akbar Waliyulloh. Selain itu, kami juga mendorong program one day one juz bagi para ustadz se-Kecamatan Jonggol,” ujar Kiai Asep.
Alumni PKU MUI Kabupaten Bogor tersebut juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan program mengaji Al-Qur’an bagi anak-anak setelah maghrib di masjid-masjid. “Waktu setelah maghrib sebaiknya dimanfaatkan anak-anak untuk mengaji dan tidak diisi dengan menonton televisi, haram hukumnya untuk anak-anak nonton tv ba’da maghrib,” tegas Kiai Asep.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Asep juga menyampaikan dukungan terhadap aparat pemerintah dalam memberantas minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Jonggol. Selain itu, Kiai Asep mengungkapkan kebahagiaan ada seorang muallaf yang menagucapkan dua kalimat syahadat pada saat kegiatan Suling.
“Alhamdulillah ada seorang muallaf yang langsung dibimbing oleh KH. Aim Zaimuddin. Ini momentum yang membahagiakan bagi kita semua dan semoga menjadi awal yang baik bagi saudara kita dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah,” ujar dia.
Sementara itu, Camat Jonggol Andri Rahman, S.S.TP., M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan dan inovasi yang dilakukan MUI Kecamatan Jonggol. Dia juga mengajak untuk menteladani akhlak Rasulullah SAW.
“Bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan keteladanan kepada Rasulullah Muhammad SAW,” kata Andri.
Camat Andri juga mengajak para orang tua untuk menyeimbangkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi (imtek) dengan iman dan takwa (imtak) bagi anak-anak mereka.
Camat Jonggol juga memberikan dukungan terhadap pengurusan masjid dan pengurus wilayah di Perumahan Puri Harmoni Jonggol dalam rangka mewujudkan tertib administrasi dan organisasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Dr. KH. Aim Zaimuddin, MA. Dalam tausiyahnya, Kiai Aim mengajak seluruh jamaah untuk kembali mengingat dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, waktu, dan pikiran demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Kemerdekaan yang dirasakan saat ini bukanlah sesuatu yang hadir dengan sendirinya, tetapi merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus dihargai dan diisi dengan amal kebajikan serta kontribusi nyata bagi bangsa,” terang Kiai Aim.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatmahiyyah Jonggol tersebut juga menekankan bahwa umat Islam memiliki potensi kekuatan yang besar apabila kembali kepada sunnatullah.
“Umat Islam itu kuat apabila kembali kepada sunnatullah. Kekuatan tidak cukup hanya dengan jumlah, tetapi harus dibangun dengan iman, ilmu, persatuan, kerja keras, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah,” pungkas dia.
Editor: Faisal Wibowo








