MUIOnline — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan open bidding pengurus lembaga yang diikuti sebanyak 76 peserta berasal dari alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU) lintas angkatan serta peserta umum di Kantor MUI Kabupaten Bogor, Cibinong, Sabtu (16/5/2026).
Kepada MUI Online, Ketua Panitia Ustadz Abdul Aziz Zulkarnaen, S.E.I., mengatakan, Open Bidding meliputi tes tertulis berupa psikotes dan wawancara motivasi dan karakter, keorganisasian, serta wawasan kebangsaan.
Ia menambahkan, seleksi ini menghadirkan tiga penguji dari unsur Pimpinan Harian, yaitu Sekretaris Umum H. Irfan Awaludin, M.Si, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Asep Saepul Bahri, M.Pd, dan KH. Dede Fahruroji, M.Si.

Dalam sambutannya Sekretaris Umum H. Irfan Awaludin, M.Si., memaparkan delapan lembaga yang berada di bawah naungan MUI Kabupaten Bogor.
Delapan lembaga tersebut meliputi Lembaga Pengkajian Keagamaan dan Pemberdayaan Umat (LPKPU), Lembaga Investigasi Bahaya Aliran Sesat (LIBAS), Majelis al’Ilmi lin-Nisa (MANIS), Majma’ Tashwir al-Masa’il (MTM), Dakwah Digital (DIGI), Majalah Kalam Ulama, Perpustakaan Kitab Kuning (Puskining), serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Gus Irfan menegaskan, bahwa menjadi pengurus Lembaga MUI bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan sebagai wadah pengabdian dan pelayanan.
“Di MUI bukan tempat menuai tapi menanam, bukan tempat mencari keuntungan, tetapi tempat berkhidmah. Karena itu niat harus diluruskan kembali untuk berkhidmah dengan tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Salah satu peserta open bidding, Muhammad Fathulloh, M.Pd.I, alumni PKU angkatan ke-17, mengaku mendapatkan banyak manfaat dan wawasan setelah mengikuti proses seleksi.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya sangat senang karena bertambah ilmu dan mendapatkan informasi terkait lembaga-lembaga yang ada. Hal penting lainnya, saya siap berkhidmah di MUI sesuai kemampuan saya untuk mengembangkan LPKPU sesuai moto utamakan kualitas,” ungkapnya.
Editor: Faisal








