MUI-BOGOR.ORG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Leuwisadeng sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) di Aula Pondok Pesantren Modern An-Nida, Ahad, 4 Januari 2026.
Ketua MUI Kecamatan Leuwisadeng, KH. Dede Mahfudz, menjelaskan bahwa Raker tersebut menghasilkan 20 program kerja yang disusun untuk memperkuat peran ulama, organisasi, dan pelayanan umat.
“Raker ini menghasilkan 20 program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan, dengan fokus pada penguatan dakwah, pembenahan organisasi, dan pelayanan umat,” ujar Kiai Dede Mahfudz dalam keteranganya kepada mui-bogor.org.
Ia menjelaskan, penguatan dakwah menjadi prioritas utama melalui program yang mencakup pembinaan da’i, dakwah kolaboratif, pelatihan penyelenggaraan jenazah, serta forum ilmiah seperti Bahtsul Masail.
Selain itu, MUI Leuwisadeng juga menaruh perhatian serius pada penataan organisasi. “Kami melakukan pembaruan struktur kepengurusan hingga tingkat desa, pendataan lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU),” tambahnya.
Di bidang sosial, MUI Leuwisadeng memiliki program MUI Goes to School yang dikemas melalui program “Nyabar” (Nyapa Bareng) yang bertujuan mendekatkan ulama dengan gen-z.
“Kami ingin MUI hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda, agar nilai-nilai keislaman dapat tersampaikan secara relevan dan membumi,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Harian MUI Kecamatan Leuwisadeng juga menyiapkan empat program kerja mandiri guna memastikan efektivitas organisasi dan kesinambungan pelaksanaan program.
Editor: Faisal Wibowo
Kontributor: M. Firmansyah






