Cibinong, MUI Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor memberikan pengarahan khusus kepada peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-20 sebagai bekal awal sebelum memasuki proses pendidikan. Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor MUI Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Sabtu (25/7/2026), para calon kader ulama mendapat pesan agar menyiapkan diri menjadi penerus perjuangan ulama dengan membangun keilmuan, akhlak, serta kerendahan hati dalam menuntut ilmu.
Kegiatan pengarahan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang dimulainya perkuliahan PKU Angkatan ke-20 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026.
Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, M.A., M.H., mengaku merasa bahagia dapat bertemu langsung dengan para peserta PKU.

“Alhamdulillah hari ini saya bahagia dan bangga bisa hadir di Majelis Ulama Indonesia bertemu dengan anak-anak saya PKU Angkatan ke-20. Sulit mendefinisikan kebahagiaan ini. Hanya kepada Allah saya bersyukur. Kalian hadir di sini atas izin Allah SWT. Saya hadir ke MUI hari ini karena prioritas saya adalah bertemu dengan calon-calon penerus ulama di Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Prof. KH. Ahmad Mukri juga menyampaikan doa dan harapannya agar PKU Angkatan ke-20 mampu melahirkan kader ulama yang lebih hebat. “Saya selalu mendoakan, insyaAllah PKU Angkatan ke-20 ini akan lebih hebat, mampu mendayagunakan ilmunya untuk umat,” katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darun Na’im Parung tersebut menegaskan bahwa regenerasi ulama merupakan kebutuhan yang sangat mendesak di tengah semakin banyaknya ulama yang wafat. .
“Hari ini banyak ulama yang wafat. Kita membutuhkan penerus. Kalianlah penerusnya,” tegas Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si., menyampaikan bahwa para peserta akan memasuki proses pendidikan yang tidak hanya menuntut penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan akhlak, kerendahan hati, serta kesiapan melanjutkan estafet perjuangan para ulama.
Menurut Gus Irfan, Pendidikan Kader Ulama merupakan ikhtiar strategis MUI Kabupaten Bogor dalam menyiapkan generasi penerus perjuangan dakwah para ulama dan para nabi. Ia mengaitkan semangat tersebut dengan kisah Nabi Zakaria AS yang memohon kepada Allah SWT agar diberikan keturunan yang dapat melanjutkan perjuangan menegakkan agama.

“Tujuan PKU adalah melanjutkan estafet perjuangan para ulama dan para nabi. PKU sudah berjalan hingga angkatan ke-20. Ini merupakan hasil karya Kiai Mukri yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ungkapnya.
Gus Irfan juga mengingatkan agar setiap peserta memasuki PKU dengan hati yang rendah dan semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, tidak sedikit peserta yang pada awalnya merasa telah menguasai ilmu atau kitab tertentu, tetapi kemudian menyadari bahwa masih banyak rekan lain yang memiliki keluasan ilmu lebih mendalam.
“Biasanya saat awal masuk kuliah PKU banyak yang merasa tinggi ilmunya, menguasai kitab tertentu. Namun seiring berjalan waktu, ternyata banyak yang ilmunya lebih tinggi. Maka, masuklah ke PKU mulai dari nol, jangan membawa ego, lepaskan ego dan lepaskan kesombongan,” pungkasnya.
Editor: Faisal Wibowo








