MUI-BOGOR.ORG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciawi sukses melaksanakan Pengukuhan sekaligus Rapat Kerja MUI Kecamatan dan MUI Desa se-Kecamatan Ciawi, pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Auditorium PT. Pendidikan Maritim dan Logistik (PMLI), Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi.
Ketua MUI Kecamatan Ciawi, Kiai Cucu Junaedi, S.Sos.I., mengukuhkan pengurus MUI dari 13 Desa. Sementara, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si., mengukuhkan pengurus harian dan komisi MUI Kecamatan.

Pasca pengukuhan, H. Irfan Awaludin mengapresiasi kegiatan ini jauh lebih baik, maju dan terstruktur dari tahun sebelumnya.
“Alhamdulilah, pengukuhan pengurus MUI Ciawi tahun ini lebih baik, maju dan terstruktur daripada pengukuhan di tahun-tahun sebelumnya”, ujar Gus Irfan.
Ia juga mengingatkan kembali tentang tugas inti MUI sebagai penjaga umat (Himayah Al-Ummah) mengingat kondisi umat hari ini yang semakin berat dan tidak karuan.

“Oleh sebab itu, ulama hari ini strateginya harus tepat dan terukur, jangan sampai hanya menjadi pemanis melainkan berdiri sebagai mitra strategis”, tegasnya.
Senada, Ketua MUI Kecamatan Ciawi, Kiai Cucu Junaedi, S.Sos.I., menegaskan kepada semua jajaran pengurus agar fokus terhadap masalah di wilayahnya masing-masing.
“Selama ini kita hanya fokus mengomentari dan merespon dinamika nasional, tidak fokus memperhatikan dinamika di wilayah sendiri”, katanya.

Sementara itu, Plt. Camat Ciawi, Denny Kuswara, MM., menyampaikan terima kasih kepada MUI telah menjadi mitra strategis.
Ia mengakui banyak sekali masalah sosial hanya bisa diselesaikan oleh para ulama. “Ada dinamika sosial yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah, maka itu kami butuh sekali dibantu oleh ulama”, ungkap Camat Denny.

Sebelum prosesi pengukuhan, panitia mengundang dua orang praktisi yang membawakan materi keorganisasian dan kewirausahaan, yaitu Nova Virdamahaputra Ruchmayano, M.Pd., dan Bapak Reno.
Hal tersebut bertujuan agar para pengurus MUI mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu dalam menjalankan amanah organisasi.
Editor: Faisal Wibowo
Kontributor: Firmansyah

