Thursday, 20 August 2026

Prof. KH. Ahmad Mukri Aji: PKU Angkatan XX Bukti Konsistensi Regenerasi Ulama

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:26 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Sukaraja, MUI Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor secara resmi membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan XX di Gedung Balai Pelatihan Dharmais, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/8/2026).

Program kaderisasi yang telah memasuki angkatan ke-20 ini menjadi tonggak penting dalam menyiapkan generasi ulama yang mampu menjawab tantangan dakwah dan pembangunan keummatan di Kabupaten Bogor.

Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, M.A., M.H., mengungkapkan rasa syukur atas keberlangsungan program kaderisasi ulama yang telah berjalan secara konsisten hingga memasuki angkatan ke-20.

Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji., MA., MH. (Foto: Amin-Badrun/MUI Online)

“Alhamdulillah, Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bogor telah memasuki Angkatan ke-20. Ini merupakan perjuangan yang luar biasa. Kami bersyukur kepada Allah SWT karena program kaderisasi ini dapat terus berjalan hingga mencapai angkatan ke-20,” ujarnya.

Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menambahkan, PKU telah melahirkan banyak kader ulama yang berkiprah dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pelayanan umat. Bahkan, keberhasilan program tersebut telah mendapat pengakuan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Kami menyaksikan bahwa Pendidikan Kader Ulama telah diakui di tingkat nasional, bahkan dikenal di tingkat internasional. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah yang harus terus dijaga,” katanya.

Penyematan Tanda Peserta PKU Angkatan XX. (Foto: Amin-Badrun/MUIOnline)

Pimpinan Pondok Pesantren Darun Na’im YAPIA Parung tersebut juga mendoakan seluruh peserta PKU Angkatan XX agar istiqamah dalam menuntut ilmu, mengamalkannya di tengah masyarakat, serta menjadi ulama yang mampu menjaga persatuan umat dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

Sementara, dalam laporannya, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si., menegaskan bahwa MUI tetap mempertahankan penyelenggaraan Pendidikan Kader Ulama sebagai program prioritas meskipun menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang memangkas anggaran organisasi sekitar 60 persen.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap mempertahankan Pendidikan Kader Ulama karena inilah nyawa MUI Kabupaten Bogor. Dari program inilah estafet kepemimpinan ulama terus dilahirkan,” tuturnya.

Sekretaris Umum, H. Irfan Awaludin, M.Si. (Foto: Amin/MUI Online)

Menurut Gus Irfan, semangat kaderisasi tersebut sejalan dengan doa Nabi Zakariya AS yang memohon kepada Allah SWT agar diberikan penerus perjuangan. Nilai tersebut menjadi inspirasi bagi MUI Kabupaten Bogor untuk terus menjaga kesinambungan program PKU.

Hingga memasuki Angkatan XX, lanjut Gus Irfan, PKU MUI Kabupaten Bogor menjadi salah satu program kaderisasi ulama yang paling konsisten diselenggarakan di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh alumni, MUI Kabupaten Bogor berencana menggelar reuni akbar alumni PKU Angkatan I hingga Angkatan XX yang akan dirangkaikan dengan prosesi wisuda.

“Insyaallah pada momentum wisuda nanti kami akan mengundang seluruh alumni PKU Angkatan I sampai Angkatan XX. Harapan kami, seluruh kader yang telah dilahirkan melalui PKU hadir membawa perubahan, menjadi solusi bagi umat, bukan menjadi penghancur persatuan,” bebernya.

Wawancara Tim Kontributor MUI Online kepada Peserta PKU XX. (Foto: Istimewa)

Di saat yang sama, salah satu peserta PKU Angkatan XX, Bintang Putra Ramadhan, utusan MUI Kecamatan Bojonggede, mengaku bersyukur dapat mengikuti program kaderisasi tersebut. Menurut Bintang, proses seleksi yang dijalani cukup menantang karena tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga penguasaan ilmu-ilmu keislaman.

“Saya mengikuti Pendidikan Kader Ulama karena ingin memperdalam ilmu keislaman, menambah wawasan, memperkuat kapasitas dakwah, serta mempersiapkan diri agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat dan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Faisal Wibowo
Kontributor: Anwar Siroz