Thursday, 20 August 2026

Profesor John Esposito, Cendekiawan yang Gigih Melawan Islamofobia, Wafat

Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:19 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Goergetown, MUI Online – Profesor John L. Esposito, salah satu cendekiawan non-Muslim paling berpengaruh dalam studi Islam, wafat pada usia 86 tahun pada 15 Juli 2026. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh keluarga dan Universitas Georgetown, Amerika Serikat.

Selama lebih dari lima dekade berkarier sebagai akademisi, Esposito dikenal konsisten meluruskan kesalahpahaman masyarakat Barat terhadap Islam serta membangun dialog antara umat Islam dan dunia Barat. Lahir di Brooklyn, New York, pada 1940, ia merupakan murid cendekiawan Islam Isma’il Raji al-Faruqi, yang membentuk komitmennya untuk mengkaji Islam secara objektif dan bebas dari prasangka.

Di Universitas Georgetown, Esposito menjabat sebagai University Professor dan mendirikan Center for Muslim-Christian Understanding yang kemudian berkembang menjadi salah satu pusat dialog lintas agama terkemuka di dunia. Ia juga menggagas Bridge Initiative, sebuah proyek penelitian yang berfokus pada pemantauan dan penanggulangan Islamofobia.

Esposito menulis, menyunting, atau menjadi editor lebih dari 50 buku yang diterjemahkan ke dalam 35 bahasa. Sejumlah karya pentingnya antara lain Islam: The Straight Path, The Future of Islam, What Everyone Needs to Know About Islam, dan Who Speaks for Islam? What a Billion Muslims Really Think, yang menjadi rujukan penting dalam memahami pandangan umat Islam berdasarkan riset terhadap lebih dari 50.000 responden di 35 negara.

Selain itu, ia juga memimpin penyusunan sejumlah referensi akademik bergengsi, seperti The Oxford Dictionary of Islam, The Oxford History of Islam, dan The Oxford Encyclopedia of the Islamic World. Sebagai seorang Katolik yang taat, Esposito meyakini bahwa keyakinan beragama seharusnya menjadi landasan untuk membangun saling pengertian dan penghormatan antarumat beragama.

Editor: Faisal Wibowo