Wednesday, 19 August 2026

Syahriahan MUI Kecamatan Sukajaya Tekankan Pentingnya Tiga Pilar Ukhuwah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:57 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Sukajaya, MUI Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukajaya menggelar Pengajian Bulanan (Syahriahan) putaran ke-7 pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam keterangannya kepada MUI Online, Ketua MUI Kecamatan Sukajaya, KH. Iqbal Fauzi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh tiga pilar ukhuwah, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Insaniyah, dan ukhuwah Wathaniyah sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

“Ketiga ukhuwah tersebut harus terus dijaga dan diperkuat karena menjadi fondasi dalam menciptakan persatuan, menjaga keharmonisan sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Insaniyah, dan ukhuwah Wathaniyah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan stabilitas sosial, mempererat persatuan umat, serta mencegah terjadinya perpecahan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus dilandasi akhlak yang mulia, sikap saling menghormati, dan semangat toleransi agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara harmonis, khususnya di wilayah Kecamatan Sukajaya.

“Menjaga ketiga ukhuwah ini merupakan wujud akhlak mulia yang mampu mengikat berbagai perbedaan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sukajaya, Umang, dalam sambutannya menekankan pentingnya harmonisasi antara ulama dan umara sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat.

“Sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci dalam mewujudkan stabilitas sosial, keberkahan, dan kemaslahatan masyarakat. Ulama memberikan bimbingan moral dan spiritual, sedangkan pemerintah menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kolaborasi keduanya akan memperkuat pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Editor: fw