{"id":3399,"date":"2025-03-21T11:08:31","date_gmt":"2025-03-21T04:08:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mui-bogor.org\/?p=3399"},"modified":"2025-03-21T11:08:31","modified_gmt":"2025-03-21T04:08:31","slug":"mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/","title":{"rendered":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa?"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/mui-bogor.org\/\">MUI-BOGOR.ORG<\/a> \u2013 Puasa bukan hanya tentang menahan dari lapar dan haus, tetapi juga memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat total. Banyak yang mengira bahwa memasukkan sejumlah kecil makanan, tidak akan berpengaruh besar. Namun, kenyataannya, sekecil apa pun asupan yang masuk ke lambung, itu akan membangunkan kembali sistem pencernaan yang seharusnya beristirahat. Oleh karena itu, dalam puasa yang benar, bahkan sebutir nasi pun tidak boleh masuk ke lambung.<\/p>\n\n\n\n<p>Kajian menunjukkan terdapatnya hubungan dua arah antara glukosa darah dan pengosongan lambung (National Institute of Health. 2021). Penjelasannya dapat diperinci saat seseorang berpuasa, kadar glukosa darah menurun, yang berdampak pada perlambatan fungsi lambung. Jika makanan masuk, meskipun hanya sebutir nasi, tubuh akan langsung merespons dengan mengaktifkan kembali sistem pencernaan. Ini artinya enzim akan diproduksi dan hormon pencernaan akan dilepaskan. Hal ini dapat mengganggu proses adaptasi alami tubuh dalam puasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, menurut dr. Angela C. Ardhianie dari Healthy Choice Detox Center &amp; Medical Store dalam health.detik.com (2009), lambung akan mengecil dan produksi enzim pencernaan akan berkurang selama puasa. Itulah sebabnya ketika ada makanan masuk, tubuh tidak siap untuk mencernanya secara optimal karena jumlah enzim yang tersedia sangat terbatas. Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, seperti perut terasa berat atau kembung.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak yang mengira bahwa dengan memasukkan sedikit makanan, sistem pencernaan tetap akan &#8220;tidur&#8221;. Padahal, sebaliknya, usus akan tetap bekerja begitu mendeteksi adanya makanan, berapa pun jumlahnya. Logisnya, begitu makanan mencapai usus, produksi enzim akan mulai kembali, sistem pencernaan akan aktif, dan puasa secara fisiologis pun menjadi terganggu. Oleh karena itu, meskipun hanya sebiji kacang yang masuk, tubuh tidak lagi dalam keadaan puasa penuh. Sesuatu hal yang juga diingatkan kajian fiqh demi kesempurnaan puasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Di luar cerita mekanisme sistem pencernaan yang terjadi saat puasa, menahan diri agar tidak ada makanan yang masuk sama sekali selama puasa memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti ; regenerasi sel pencernaan, mengurangi beban pencernaan, mendorong proses autofagi atau mengontrol insulin dalam darah. Penjelasan sains, khususnya dalam bidang kesehatan segaris lurus dengan justifikasi fiqh yang menetapkan ketentuan rigid (ketat) tentang syarat sahnya puasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ajaran Islam, pentingnya menjaga keutuhan puasa ditegaskan dalam hadis dari sahabat sebagaimana terdapat dalam Musannaf Ibn Abi Syaibah. Diriwayatkan dari Ibn Abbas, ia berkata, &#8220;Tidak masalah apabila seseorang yang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu selama tidak masuk kerongkongan\/memakannya.&#8221;&nbsp; Berdasarkan qaul ini, mayoritas ulama Syafi\u2019i berpendapat bahwa masuknya rasa makanan yang tersisa dari bekas makanan tidaklah masalah, selama tidak ada benda yang benar-benar masuk ke dalam rongga tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Puasa bukan hanya soal menghindari makanan dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan tidak ada satu pun makanan yang masuk ke lambung, termasuk makanan paling mikro sekalipun. Sekali makanan masuk, tubuh akan beralih dari mode puasa ke mode pencernaan, sehingga manfaat istirahat total bagi sistem pencernaan hilang. Sungguh, ketentuan ini tidak hanya memiliki dasar keimanan, tetapi juga dapat dijelaskan secara ilmiah, yang kembali menegaskan kebijaksanaan sangat teliti dalam amalan puasa.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Wallahu a&#8217;lam bish shawab<\/em><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-11-at-09.39.58-1000x563.jpg\" alt=\"Dr. M. Taufik Hidayatulloh, M.Si\" class=\"wp-image-930\" srcset=\"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-11-at-09.39.58-1000x563.jpg 1000w, https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-11-at-09.39.58-400x225.jpg 400w, https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-11-at-09.39.58-700x394.jpg 700w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Penulis: Dr. M. Taufik Hidayatullah, M.Si (Sekretaris Komisi Litbang MUI Kabupaten Bogor\/Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puasa bukan hanya tentang menahan dari lapar dan haus, tetapi juga memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat total.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[112,50,208],"class_list":["post-3399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kalam","tag-kalam-ulama","tag-mui-kabupaten-bogor","tag-ramadhan-1446-h"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puasa bukan hanya tentang menahan dari lapar dan haus, tetapi juga memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat total.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"mui-bogor.org\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-21T04:08:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"899\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ded7be9ac5f4b74a119fc0f8a05e4549\"},\"headline\":\"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa?\",\"datePublished\":\"2025-03-21T04:08:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/\"},\"wordCount\":504,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/hikmah-jumat.jpg\",\"keywords\":[\"Kalam Ulama\",\"MUI Kabupaten Bogor\",\"Ramadhan 1446 H\"],\"articleSection\":[\"Kalam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/\",\"name\":\"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/hikmah-jumat.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-21T04:08:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/hikmah-jumat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/hikmah-jumat.jpg\",\"width\":1600,\"height\":899,\"caption\":\"Kalam Ulama\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/kalam\\\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/\",\"name\":\"mui-bogor.org\",\"description\":\"MUI Kabupaten Bogor \",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#organization\",\"name\":\"MUI KABUPATEN BOGOR\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-WhatsApp-Image-2026-05-10-at-4.51.23-PM.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-WhatsApp-Image-2026-05-10-at-4.51.23-PM.jpeg\",\"width\":255,\"height\":98,\"caption\":\"MUI KABUPATEN BOGOR\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/muibogor\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@muikabupatenbogor9478\"],\"description\":\"MUI Online adalah media resmi MUI Kabupaten Bogor yang menyajikan berita ke-MUI-an, artikel, opini, pengumuman, serta informasi keislaman dan sosial yang aktual, edukatif, dan terpercaya.\",\"slogan\":\"MUI ONLINE\",\"email\":\"muikabbogor@gmail.com\",\"telephone\":\"082123803812\",\"address\":{\"@type\":\"PostalAddress\",\"streetAddress\":\"Komplek Pusdai Pemkab Bogor - Jl. Bersih No. 1 Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia\",\"addressRegion\":\"Jawa Barat\",\"postalCode\":\"16914\",\"addressCountry\":\"Indonesia\"},\"contactPoint\":[{\"@type\":\"ContactPoint\",\"contactType\":\"customer support\",\"telephone\":\"082123803812\",\"email\":\"muikabbogor@gmail.com\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ded7be9ac5f4b74a119fc0f8a05e4549\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/muibogor\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@muikabupatenbogor9478\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/mui-bogor.org\\\/index.php\\\/author\\\/admmu1\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org","og_description":"Puasa bukan hanya tentang menahan dari lapar dan haus, tetapi juga memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat total.","og_url":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/","og_site_name":"mui-bogor.org","article_published_time":"2025-03-21T04:08:31+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":899,"url":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#\/schema\/person\/ded7be9ac5f4b74a119fc0f8a05e4549"},"headline":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa?","datePublished":"2025-03-21T04:08:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/"},"wordCount":504,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg","keywords":["Kalam Ulama","MUI Kabupaten Bogor","Ramadhan 1446 H"],"articleSection":["Kalam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/","name":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa? &#187; mui-bogor.org","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg","datePublished":"2025-03-21T04:08:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg","contentUrl":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hikmah-jumat.jpg","width":1600,"height":899,"caption":"Kalam Ulama"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/kalam\/mengapa-tidak-boleh-ada-makanan-yang-masuk-ke-lambung-saat-berpuasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/mui-bogor.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Tidak Boleh Ada Makanan yang Masuk ke Lambung Saat Berpuasa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#website","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/","name":"mui-bogor.org","description":"MUI Kabupaten Bogor ","publisher":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mui-bogor.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#organization","name":"MUI KABUPATEN BOGOR","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-WhatsApp-Image-2026-05-10-at-4.51.23-PM.jpeg","contentUrl":"https:\/\/mui-bogor.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-WhatsApp-Image-2026-05-10-at-4.51.23-PM.jpeg","width":255,"height":98,"caption":"MUI KABUPATEN BOGOR"},"image":{"@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/muibogor\/","https:\/\/www.youtube.com\/@muikabupatenbogor9478"],"description":"MUI Online adalah media resmi MUI Kabupaten Bogor yang menyajikan berita ke-MUI-an, artikel, opini, pengumuman, serta informasi keislaman dan sosial yang aktual, edukatif, dan terpercaya.","slogan":"MUI ONLINE","email":"muikabbogor@gmail.com","telephone":"082123803812","address":{"@type":"PostalAddress","streetAddress":"Komplek Pusdai Pemkab Bogor - Jl. Bersih No. 1 Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia","addressRegion":"Jawa Barat","postalCode":"16914","addressCountry":"Indonesia"},"contactPoint":[{"@type":"ContactPoint","contactType":"customer support","telephone":"082123803812","email":"muikabbogor@gmail.com","url":"https:\/\/mui-bogor.org\/"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mui-bogor.org\/#\/schema\/person\/ded7be9ac5f4b74a119fc0f8a05e4549","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8b806fcb398561b41610d8e686e48292b2fb34a146637dfc8a0bde6474bfe395?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/mui-bogor.org","https:\/\/www.instagram.com\/muibogor\/","https:\/\/www.youtube.com\/@muikabupatenbogor9478"],"url":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/author\/admmu1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3399"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3400,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399\/revisions\/3400"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mui-bogor.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}