MUI-BOGOR.ORG – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bogor menerima kunjungan silaturahmi Ketua PW. BKMT Provinsi Sumatera Barat, Dr. (C). H. Abdul Azis, S.P., MM., dan professional trainer, Prof. Willy di Aula Kantor MUI Kabupaten Bogor, Senin, 9 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Ketua BKMT Kabupaten Bogor, Hj. Ida Farida Darwi, mengucapkan terimakasih kepada Ketua MUI Kabupaten Bogor Prof. KH. Mukri Aji yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana atas dukungan fasilitas yang diberikan oleh MUI Kabupaten Bogor, saya berharap para pengurus BKMT yang hadir di sini bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk penguatan BKMT ke depan,” ujarnya.
Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA., MH., menyampaikan rasa syukur dan bahagia bisa hadir di forum ini.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bahagia MUI Kabupaten Bogor kedatangan Ketua BKMT Provinsi Sumatera Barat dan juga Profesor Willy, insyaallah pertemuan ini membawa keberkahan untuk kita semua,” kata Kiai Mukri.
Sementara itu, Ketua PW. BKMT Provinsi Sumatera Barat, Dr. (C) H. Abdul Aziz, SP., MM., menyampaikan kekuatan BKMT yang sangat luar biasa. Di daerahnya, ia mengungkapkan pertemuan bulanan BKMT tingkat provinsi mampu menghadirkan hingga 25.000 jama’ah.

“Rahasia di balik angka tersebut adalah antusiasme jama’ah yang luar biasa serta sinergi yang apik dengan pemerintah setempat,” ungkapnya.
H. Abdul Aziz juga menekankan dalam menjalankan organisasi BKMT harus berpegang pada prinsip kemandirian, dan yang terpenting ialah niatkan untuk berjuang di jalan Allah.

“Yakinlah Ibu-ibu, jika niat kita untuk berjuang di jalan Allah, Allah tidak akan membuat pengurus merasa kesusahan atau terbebani, karena hatinya sudah dipenuhi dengan rasa syukur, ikhlas karena Allah,” bebernya.
Senada, Prof. Willy sebagai narasumber memberikan materi tentang pentingnya memperbarui ilmu setiap hari agar organisasi tidak stagnan.
“Saya selalu mengingatkan agar pengurus BKMT selalu menjaga mentalitas syukur dan tidak mudah mengeluh, dan kebersamaan serta sinergi antar pengurus akan meringankan semua urusan organisasi,” kata pendiri Yayasan Anak Muda Anti Nganggur tersebut.
Editor: Faisal Wibowo Kontributor: Firmansyah






