Saturday, 13 June 2026

Pengurus MUI Kecamatan dan Desa se-Cileungsi Dikukuhkan, Ulama dan Pesantren Benteng Terakhir NKRI

Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Cileungsi, MUIONLINE – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cileungsi bersama 12 MUI Desa resmi dikukuhkan di halaman Gedung MUI Kecamatan Cileungsi, Perum Metland Transyogi, Jalan Gandaria Utara No. 1 Desa Cipenjo, Rabu (20/5/2026).

Prosesi pengukuhan dipimpin Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si., dengan membacakan teks bai’at yang diikuti seluruh pengurus.

Pasca pengukuhan, H. Irfan Awaludin dalam taujihatnya menyampaikan tantangan besar yang saat ini dihadapi institusi keagamaan, khususnya pesantren dan para ulama.

Sambutan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si. (Foto: Fahmi/MUIOnline)

“Cileungsi memang harus berbeda, karena kelasnya berbeda. Cileungsi sudah menjadi wilayah metropolitan. Ini menunjukkan bahwa organisasi keulamaan dan keagamaan berdiri sejajar sebagai mitra pemerintah atau shadiqul hukumah,” ujarnya.

Gus Irfan menjelaskan, akhir-akhir ini pesantren dan para kiai menghadapi berbagai bentuk fitnah dan upaya pelemahan secara sistematis.

“Hari ini MUI, pesantren, dan para kiai sedang mendapatkan fitnah bertubi-tubi. Ada agenda besar untuk melemahkan peran kiai dan pondok pesantren. Karena itu kita harus semakin rapat dan semakin solid,” tegasnya.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor, H. Irfan Awaludin, M.Si., bersama Forkopimcam CIleungsi. (Foto: Fahmi/MUIOnline)

Menurut Gus Irfan, keberadaan ulama dan pesantren memiliki hubungan historis yang sangat kuat dengan perjalanan bangsa Indonesia, mulai dari perjuangan melawan penjajah hingga mempertahankan kemerdekaan.

“Kiai dan pondok pesantren adalah benteng terakhir NKRI. Kalau tidak ada kiai dan pesantren, entah bagaimana jadinya negeri ini,” katanya.

Di saat yang sama, Ketua MUI Kecamatan Cileungsi, KH. Sarta Ahmad Firdaus, M.Pd., menegaskan komitmen MUI untuk terus memperkuat peran sebagai pelayan umat sekaligus mitra strategis pemerintah.

Sambutan Ketua MUI Kecamatan Cileungsi, KH. Sarta Ahmad Firdaus, M.Pd. (Foto: Fahmi/MUIOnline)

“MUI harus terus meningkatkan dan memperkuat perannya sebagai khodimul ummah dan shodiqul hukumah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Sarta turut melaporkan perkembangan pembangunan gedung MUI Kecamatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para donatur dan masyarakat.

“Pembangunan gedung MUI Kecamatan merupakan amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat Cileungsi yang telah memberikan dukungan,” tuturnya.

Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, AP., M.Si. (Foto: Fahmi/MUIOnline)

Sementara Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, AP., M.Si., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan ulama dalam membangun masyarakat.

“Pemerintah dan MUI tidak bisa berjalan masing-masing. Keduanya harus bersinergi dan berkolaborasi karena saling membutuhkan,” ujarnya.

Camat Adi juga mengapresiasi proses pembangunan kantor sekretariat MUI Kecamatan Cileungsi yang saat ini tengah berjalan. Menurutnya, keberadaan sekretariat menjadi simbol penguatan kelembagaan MUI di tengah masyarakat.

Peninjauan progress pembangunan Gedung MUI Kecamatan Cileungsi. (Foto: Fahmi/MUIOnline)

“Alhamdulillah, MUI Kecamatan Cileungsi kini sedang membangun kantor sekretariat sendiri. Ini patut disyukuri karena di beberapa kecamatan lain masih kesulitan membangun kantor. Untuk MUI Cileungsi sudah memiliki tanah hibah dari pemerintah daerah dan kini sedang dibangun,” katanya.

Pasca acara, seluruh rombongan meninjau progres pembangunan Gedung MUI Kecamatan Cileungsi. Total luas bangunan 375 m² yang terdiri dari dua lantai, masing-masing seluas 195 m² dan 180 m².

Editor: Faisal