MUI-BOGOR.ORG – Bulan Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi momentum bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) di tingkat kecamatan se-Kabupaten Bogor untuk memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sebanyak 40 MUI kecamatan menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang tersebar di berbagai wilayah desa dan kelurahan selama bulan Ramadhan.

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Tarawih Keliling (Tarling)yang menjangkau berbagai desa. Program ini bertujuan mempererat hubungan antara ulama, umaro (forkopimcam), tokoh masyarakat, dan warga.
Seperti di Kecamatan Cibungbulang, MUI melaksanakan tarling di 15 desa. “Alhamdulillah kami sudah melakukan roadshow tarling ke setiap desa dalam rangka meningkatkan ukhuwah islamiyah di bulan suci ini,” ujar Kiai Abdul Latif, S.Pd., kepada mui-bogor.org, Rabu 11 Maret 2026.

Di Kecamatan Cigombong, MUI melaksanakan kegiatan tarling di 9 Desa. “Program tarling ini selain memperkuat sinergitas dengan umaro terutama Forkopimcam, juga menjaga ukhuwah Islamiyah dengan masyarakat dan memperkuat kekompakan pengurus MUI kecamatan dan desa,” tutur Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Muhtadin, S.Ag., kepada mui-bogor.org, Selasa, 10 Maret 2026.
Adapun tarling di Kecamatan Parung Panjang dilakukan di 11 Desa. “Program tarling ini sangat penting untuk memupuk kebersamaan terutama meningkatkan sinergitas dengan pemerintah, TNI, dan Polri,” kata Ketua MUI Kecamatan Parung Panjang, KH. Zaenal Adnan kepada mui-bogor.org, Senin, 9 Maret 2026.

Selain kegiatan Tarling, pengurus MUI kecamatan juga melaksanakan program Kuliah Ramadhan. Seperti yang dilakukan oleh MUI Kecamatan Cijeruk yang dilaksanakan setiap hari ba’da shalat Duha bersama Forkopimcam.
“Program ini melibatkan Muspika serta seluruh staf kecamatan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mempererat sinergi antara ulama dan unsur pemerintahan,” ujar Ketua MUI Kecamatan Cijeruk, KH. Sahlul Lail, Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dari rangkaian program Ramadhan. MUI Kecamatan Jonggol, misalnya, mengadakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut waktu berbuka puasa.

Upaya pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi perhatian. MUI Kecamatan Ciawi menghadirkan program bantuan bagi pelaku UMKM dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal secara gratis 100 persen.
“Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil meningkatkan legalitas usaha sekaligus memperluas peluang pasar produk halal,” kata Ketua MUI Kecamatan Ciawi, KH. Cucu Junaedi, S.Ag., Selasa, 10 Maret 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang penguatan solidaritas sosial, pemberdayaan ekonomi umat, serta sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Editor: Faisal Wibowo Kontributor: Muhamad Firmansyah, Wawan Setiawan, Anwar Siroz, Ghina Nurul Sobarina




