Wednesday, 19 August 2026

Syahriahan Alumni PKU XIX: Menghidupkan Dzikir Rasulullah dan Menjaga Tradisi Ilmu

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:00 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

Ciseeng, MUI Online – Alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan XIX kembali menggelar kegiatan Syahriahan dan Silaturahmi di Majelis Ta’lim Nurul Ishlah, Kampung Setu, Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Ahad (12/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ustadz Kusuma Rahmat ini menjadi wadah mempererat ukhuwah sekaligus menghidupkan tradisi keilmuan para ulama melalui kajian kitab.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Kusuma Rahmat menyampaikan kajian tentang dzikir matsurah, yakni dzikir yang diajarkan dan diamalkan oleh Rasulullah SAW ketika keluar maupun masuk rumah. Materi disampaikan dengan merujuk pada kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.

Silaturahmi sekaligus Syahriahan Alumni PKU Angkatan XIX. (Foto: Sahrul/MUI Online)

Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam membaca doa ketika hendak keluar rumah:

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, orang yang membaca doa tersebut akan memperoleh perlindungan, kecukupan, dan petunjuk dari Allah SWT, sehingga setan pun menjauh darinya.

Ustadz Kusuma Rahmat menjelaskan bahwa makna “dicukupkan” tidak semata-mata berkaitan dengan kecukupan materi, melainkan kecukupan hati dalam menerima setiap ketetapan Allah SWT (qana’ah). “Terkadang kita suka lupa berdzikir ketika keluar dari rumah,” ungkapnya.

Selain itu, beliau juga mengulas adab ketika memasuki rumah sebagaimana dijelaskan Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar. Seorang Muslim dianjurkan membaca basmalah, memperbanyak dzikir kepada Allah SWT, serta mengucapkan salam, baik ketika di dalam rumah terdapat penghuni maupun dalam keadaan kosong.

Syahriahan dan Silaturahmi Alumni PKU XIX direncanakan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga hingga empat bulan sekali. Selain mempererat silaturahmi antaralumni, kegiatan ini juga bertujuan menjaga tradisi keilmuan Islam melalui pembacaan kitab-kitab klasik (turats) sebagai bentuk ikhtiar mengambil keberkahan dari para ulama salaf.

Kontributor: Sahrul R. Rangkuti