Pengurus MUI Desa se-Cigombong Dikukuhkan, Perkuat Dakwah Digital dan Persatuan Umat

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:44 WIB
admin
ADMIN Tim Redaksi

MUI-BOGOR.ORG – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa se Kecamatan Cigombong masa khidmat 2026–2031 resmi dikukuhkan di Aula Kantor Kecamatan Cigombong, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan rapat kerja tersebut berlangsung khidmat dengan pembacaan baiat kesetiaan para pengurus.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Dr. KH. Agus Mulyana, MA., yang didampingi oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Yazid Dimyati, S.Th.I, Lc. Dalam sambutannya, KH. Agus Mulyana mengapresiasi soliditas yang terbangun antara MUI dan jajaran Forkopimcam Cigombong.

“Saya sangat senang dan bahagia melihat kebersamaan yang dibangun oleh MUI dengan jajaran Forkopimcam. Semangat Ketua MUI Kecamatan harus diikuti oleh seluruh pengurus hingga tingkat desa,” ujar Kiai Agus.

Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor, Dr. KH. Agus Mulyana, MA. (Foto: Istimewa)

Ia menambahkan, para pengurus MUI yang telah dibaiat memiliki tanggung jawab moral dan keagamaan untuk hadir di tengah masyarakat.

“Tadi sudah bersumpah bahkan berbaiat siap menjadi pengurus MUI. Kehadiran ulama di tengah masyarakat hukumnya menjadi wajib. Maka agar kehadiran kita dirasakan, kuncinya adalah bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Kiai Agus juga mengatakan pentingnya adaptasi dakwah di era digital. Menurutnya, MUI Kecamatan Cigombong perlu membentuk tim media khusus agar dakwah mampu menjangkau generasi muda.

Camat Cigombong, RE. Irwan Somantri, S.STP. (Foto: Istimewa)

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran ulama dalam mendukung pembangunan desa. “Untuk MUI Desa maka wajib bersinergi dengan kepala desa. Apa yang menjadi program kepala desa, corongnya adalah ulama,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Cigombong, RE. Irwan Somantri, S.STP., menegaskan bahwa pengurus MUI memiliki tugas besar dalam menjaga kondusivitas wilayah dan menjadi benteng moral masyarakat di tengah perubahan zaman.

“Setelah dikukuhkan, ada tugas dan tanggung jawab. Selain bersinergi dengan pemerintah, juga menjaga kondusivitas dan yang terpenting menjadi benteng moral,” ujarnya.

MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Nur Muhtadin, S.Ag. (Foto: Istimewa)

Menurut Irwan, tantangan dakwah saat ini semakin kompleks, terutama dalam menghadapi generasi muda di era digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Banyak hari ini orang mengaji bukan kepada manusia, tapi kepada Google dan kecerdasan buatan atau AI, tapi tidak ada nilai di dalamnya. Maka ulama harus hadir di tengah masyarakat dengan dakwah digital melalui media sosial,” katanya.

Ia meminta MUI Cigombong membentuk tim media untuk memproduksi konten dakwah edukatif dan informatif di media sosial.

Pengurus Harian MUI Kabupaten Bogor: KH. Yazid Dimyati, S.Th.I., Lc., dan Dr. KH. Agus Mulyana, MA., bersama Forkopimcam Cigombong. (Foto: Istimewa)

Senada, Ketua MUI Kecamatan Cigombong, KH. Zaenal Nur Muhtadin, S.Ag., dalam sambutannya mengingatkan bahwa pengukuhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar untuk melayani umat.

“Ini bukan acara seremonial tapi acara sakral. Saya mengajak peran MUI sebagai khadimul ummah atau pelayan masyarakat, kapanpun dan jam berapapun harus siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Kiai Zaenal juga menekankan pentingnya persatuan para pimpinan Pondok Pesantren di Cigombong.

MUI Kecamatan Cigombong menginisiasi Deklarasi Forum Pondok Pesantren. (Foto: Istimewa)

“Harapan kami ke depan seluruh ulama, para pimpinan Pesantren di Cigombong bersatu, tidak ada pendikotomian. Perbedaan adalah keniscayaan, tetapi kita harus bersatu menanggalkan perbedaan,” katanya.

Menurutnya, tantangan moral dan sosial saat ini harus dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen umat.

“Kebenaran yang tidak terorganisir akan kalah dengan kemaksiatan yang terorganisir,” tandasnya.

Pengurus Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga MUI Kecamatan Cigombong. (Foto: Istimewa)

Usai pengukuhan, rangkaian acara dilanjutkan dengan rapat kerja guna merumuskan program strategis MUI Kecamatan dan Desa untuk lima tahun ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cijeruk-Cigombong Kompol Uba Subroto, Danramil Cigombong yang diwakili Serda Didi Sukarno selaku Babinsa Desa Cigombong, Kepala KUA Cigombong H. Daud, S.Ag., M.Si., para kepala desa se-Kecamatan Cigombong, Ketua DPK APDESI Kecamatan Cigombong Asep Irwan Kuswara, Ketua DMI Kecamatan Cigombong, MWCNU Cigombong, BKMT, serta para pimpinan pondok pesantren.

Editor: Faisal Wibowo