MUI-BOGOR.ORG – Dalam rangka memperkuat khidmah dan memupuk kebersamaan, Kader PKU 19 menggelar acara syukuran dan rapat kerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Villa Nur Amir, Pamijahan, 4–5 Januari 2026.
Kepada mui-bogor.org, koordinator acara Wawan Setiawan, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu meluncurkan tiga program.

Pertama, pengajian syahriyahan per-zona, yakni pengajian rutin setiap tiga bulan sekali di setiap zona. Program ini bertujuan menjaga silaturahmi agar tetap terjalin, sekaligus aktivitas dakwah dapat berjalan berkelanjutan.
Kedua, MGTL (MUI Goes To Lapas), yakni program sosial-keagamaan yang berfokus pada pendampingan spiritual dan pembinaan akhlak bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Ketiga, Training Online PKU 19, yakni program bimbingan online untuk masyarakat luas yang mencakup berbagai bidang, antara lain bidang akademik seperti Matematika, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, bidang keagamaan meliputi Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), pendalaman Asmaul Husna, Kuliah Ramadhan, dan bidang sosial berupa layanan bimbingan konseling.
Menutup rangkaian kegiatan syukuran, Kader PKU 19 bersilaturahmi dan berziarah ke Pondok Pesantren Daarul Mustaqiem. “Ziarah ini sebagai bentuk tabarrukan sekaligus penghormatan kepada para guru, serta upaya memperkuat sanad keilmuan para kader PKU,” ujar Wawan.

Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret kader PKU 19 untuk berperan aktif, dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan di tengah masyarakat.
Editor: Faisal Wibowo
Kontributor: Wawan Setiawan






